Gaya Skandinavia Yang Keren Namun Kurang Populer di Indonesia

0
28
views
Gaya Skandinavia Yang Keren Namun Kurang Populer di Indonesia

Gaya Skandinavia Yang Keren Namun Kurang Populer di Indonesia – Rumah-rumah di Eropa identik dengan gaya skandinavia. Kebanyakan rumah di Eropa seperti Norwegia, Swedia, Denmark dan lainnya menerapkan gaya skandinvia pada huniannya. Gaya skandinavia banyak dipilih negara Eropa karena gayanya yang simpel namun tetap memberikan suasana nyaman dan hangat bagi penghuninya.

Menurut arsitek Andrea Fitriano, “Gaya skandinavia telah didahului oleh gaya minimalis. Gaya skandinavia bahkan merupakan sebuah bentuk pemaknaan gaya minimalis yang telah berlangsung lebih dari satu dekade.”

Baca Juga :


Gaya Skandinavia Yang Keren Namun Kurang Populer di Indonesia

Gaya Skandinavia Yang Keren Namun Kurang Populer di Indonesia

Gaya skandinavia sendiri identik dengan penggunaan elemen kayu pada setiap sisi rumah seperti perabot ataupun lantai. Gaya skandinavia juga membuat rumah menjadi terkesan lebih bersih dan simpel. Tak hanya itu, menurut beberapa pakar interior, gaya skandinavia juga dapat menciptakan suasana natural pada hunian.

Elemen utama pada gaya skandinavia tentu adalah elemen kayu. Jenis kayu yang banyak digunakan pada gaya skandinavia antara lain, pinus dan ash. Untuk gaya skandinavia cukup berbeda jika dibandingkan dengan gaya interior lainnya. Contohnya adalah penggunaan furnitur yang tipis atau mengecil diujungnya. Sayangnya dibalik nuansa hunian ala Eropa di gaya skandinavia, saat ini material kayu semakin sulit ditemukan dan sudah sangat terbatas.

Hal tersebut jugalah yang menyebabkan gaya skandinavia kurang populer di Indonesia meski berasal dari Eropa. Gaya skandinavia untuk saat ini baru tumbuh di kota-kota besar. Bahkan gaya skandinavia baru populer sejak dibukanya mal perabotan asal Swedia, IKEA yang turut mempopulerkan desain interior bergaya skandinavia.

Gaya Skandinavia Yang Keren Namun Kurang Populer di Indonesia

Setidaknya terdapat 2 faktor yang menyebabkan gaya skandinavia kurang populer yakni, material kayu yang merupakan elemen utama gaya skandinavia sudah semakin mahal dan sulit didapatkan. Selain itu, untuk saat ini para peminat interior gaya skandinavia baru bisa mendapatkannya di satu tempat saja yakni di IKEA di Tangerang karena IKEA belum terdapat di kota lain.

Menurut Andrea, gaya skandinavia cenderung digemari oleh  kalangan berusia 30-40 tahun atau profesional muda yang sudah memiliki rumah sendiri. Tak hanya itu, kalangan yang bekerja di bidang kreatif juga cenderung memilih gaya skandinavia.

Itulah gaya skandinavia yang keren namun kurang populer di Indonesia. Semoga bermanfaat!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here